“Senja yang Hilang”
“Senja yang Hilang” Hari itu, kita masih dua orang asing yang belum saling mengenal. Senja mulai turun, dan tanpa sengaja mataku bertemu dengan matamu. Hanya beberapa detik, tapi cukup untuk membuat jantungku berdebar tak terkendali. Entah kenapa, ada sesuatu di dalamnya yang tak bisa kujelaskan. Sejak saat itu, bayangan singkatmu berulang kali hadir di kepalaku. Aku bertanya-tanya, apa arti pertemuan kecil yang begitu singkat tapi meninggalkan jejak di hatiku. Lalu, takdir kembali mempertemukan kita. Kali ini, kau tidak hanya menatap, tapi menyapaku dengan senyum hangat yang melekat di ingatanku. Senyummu sederhana, tapi cukup membuatku resah dan tak tenang. Saat kau mulai mengajakku berbincang, aku tahu… ada sesuatu yang berbeda sejak pertama kali mata kita bertemu. Sejak saat itu, semuanya terasa berubah. Kita mulai sering bertukar kabar, dari dialog singkat yang awalnya biasa saja, sampai akhirnya jadi bagian yang aku tunggu-tunggu setiap harinya. Pelan-pelan, aku sadar kalau kehad...